Selasa, 17 November 2020

Apakah yoghurt dapat menjadi makanan tidak sehat?

Teman teman pasti sudah tidak asing dengan kata fermentasi, fermentasi berasal dari bahasa latin yaitu fervere yang artinya mendidih, hal ini dilihat saat proses fermentasi akan muncul gelembung gelembung, karena fermentasi sendiri menghasilkan gas CO2.

Fermentasi merupakan suatu proses kimiawi yaitu pemecahan dari suatu zat yang kompleks menjadi zat yang lebih sederhana pada kondisi terdapat oksigen atau aerob dan tidak terdapat oksigen atau anaerob, didalam fermentasi biasanya digunakan agen fermentasi berupa kapang, khamir dan bakteri.

Yoghurt merupakan olahan dari susu yang merupakan produk fermentasi dengan menggunakan bakteri asam laktat sebagai agen fermentasinya, adapun bakteri tersebut adalah Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus, kedua bakteri ini berperan sebagai probiotik yang sangat baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan manusia, kedua agen fermentasi pada yoghurt memanfaatkan bahan yang terkadung didalam susu berupa gula yaitu laktosa untuk perkembangbiakannya yang selanjutnya diubah menjadi asam laktat sebagai hasil dari metabolisme fermentasi. Yoghurt sendiri memiliki banyak manfaat seperti dapat digunakan sebagai menu diet, dapat menurunkan tekanan darah, dapat memperkuat sistem imun hingga dapat mencegah kanker, memperkuat tulang dan gigi, juga sebagai sumber protein.

Lalu bagaimana cara membuatnya? Membuat yoghurt dapat dikatakan susah susah gampang, kesulitan sering terjadi pada saat proses inkubasi, suhu yang tidak sesuai dapat menyebabkan yoghurt yang dihasilkan tidak sesuai keinginan. Agar yoghurt yang dihasilkan baik maka langkah pertama kita harus memanaskan susu pada suhu 80-90oC dan terus diaduk agar suhunya tetap dan susu tidak terdenaturasi proteinnya, lalu didiamkan hingga mencapai suhu 40oC, starter dengan kualitas yang baik diinokulasikan kedalam susu, lalu dimasukan kedalam wadah dan diinkubasi dengan suhu konstan 45oC selama 6 jam. Adapun yoghurt termasuk kedalam fermentasi terendam dengan menggunakan media cair sebagai media pertumbuhan mikrobanya, semua sumber makanan bagi mikroba terlarut atau tersuspensi didalam media cair tersebut.

Yoghurt dapat menjadi tidak sehat? Bagaimana bisa? Rasa masam yang ditimbulkan oleh yoghurt membuat selera masyarakat menurun dan kurang diminati oleh karena itu seringkali ditambahkan gula dalam proses pembuatannya, penambahan bahan tambahan pangan lain seperti perisa, pewarna dan pengawet dapat menyebabkan manfaat dari yoghurt berkurang, berdasarkan jurnal yang dipublikasi dalam biomedical journal, peneliti inggris mengemukakan bahwa yoghurt dari berbagai negara mengandung gula yang cukup tinggi hal ini dapat meningkatkan resiko terkena penyakit diabetes dan obesitas, oleh karena itu masyarakat diharapkan lebih teliti dalam memilih produk sehingga makanan yang dikonsumsi dapat memberikan manfaat.

 

 

Sumber :

Surajudin, Fauzi R Kusuma dan Dwi Purnomo. 2005. Yoghurt : Susu Fermentasi yang Menyehatkan. Agromedia Pustaka. Depok

Marman Wahyudi. 2006. Proses Pembuatan dan Analisis Mutu Yoghurt. Buletin Teknik Pertanian Vol. 11 No. 1

J Bernadette Moore, Annabelle Horti, and Barbara A Fielding. 2018. Evaluation of the nutrient content of yogurts : a comprehensive survey of yogurt products in the major UK supermarkets. Biomedical Journal. UK. Inggris

 


Lihat juga youtube saya :

https://youtu.be/kbQfOz68sns

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar